Lowongan CPNS Pemkab Toba Samosir 2008
P E N G U M U M A N
NOMOR : 800/2634/BKD/PMP/2008
SELEKSI PENERIMAAN CPNS DAERAH DARI PELAMAR UMUM
DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN TOBA SAMOSIR FORMASI
TAHUN ANGGARAN 2008
Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Toba Samosir Nomor : 244 Tahun 2008 tanggal 14 Nopember 2008 tentang Rincian Tambahan Formasi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah dari pelamar umum Kabupaten Toba Samosir Tahun Anggaran 2008, dengan ini diumumkan bahwa Pemerintah Kabupaten Toba Samosir akan menerima Calon Pegawai Negeri Sipil sebanyak 336 (tiga ratus tiga puluh enam ) orang, dengan perincian golongan ruang berdasarkan kualifikasi pendidikan yang dipersyaratkan bagi jabatan yang akan diisi sebagai berikut :
I. JUMLAH LOWONGAN JABATAN DAN KUALIFIKASI PENDIDIKAN.
NO JABATAN KUALIFIKASI PENDIDIKAN GOL RUANG ALOKASI
I TENAGA PENDIDIK
1. Guru Matematika - S1/AIV Matematika III/a 19
2. Guru Biologi - S1 / AIV Biologi III/a 17
3. Guru Fisika - S1 / AIV Fisika III/a 14
4. Guru Kimia - S1 / A IV Kimia III/a 10
5. Guru Ekonomi Tata Niaga - S1/AIV Ekonomi Tata Niaga III/a 3
6. Guru Ekonomi Akuntansi - S1 / A IV Ekonomi Akuntansi III/a 16
7. Guru Bahasa Inggris - S1/AIV Bahasa Inggris/Sastra Inggris III/a 16
8. Guru Bahasa Indonesia - S1/AIV Bahasa Indonesia/Sastra Indonesia III/a 14
9. Guru Geografi - S1/AIV Geografi III/a 10
10. Guru Sosiologi - S1/AIV Sosiologi III/a 2
11. Guru Agama Kristen - S-1/AIV Pendidikan Agama Kristen III/a 14
12. Guru Agama Kristen - DIII/AIII Pendidikan Agama Kristen II/c 18
13. Guru Agama Islam - S-1/AIV Pendidikan Agama Islam III/a 1
14. BP / BK - S1/AIV Psikologi Pendidikan dan Bimbingan/Bimbingan Penyuluhan III/a 11
15. Guru Olahraga - S1/AIV Pendidikan Olahraga III/a 11
16. Teknik Elektro - S1/AIV Elektro III/a 6
17. Guru Kelas - DII/AII PGSD II/b 43
JUMLAH TENAGA PENDIDIK 225
II KESEHATAN
1. Dokter Umum - S1 Kedokteran Umum III/b 7
2. Dokter Gigi - S1 Kedokteran Gigi III/b 4
3. Perawat Penyelia - S1 Keperawatan III/a 4
4. Penyuluh Kesehatan - S1 Kesehatan Masyarakat III/a 4
5. Radiografer - Akademi/D III Radiologi II/c 2
6. Perawat - Akademi Keperawatan/ D III Kesehatan Keperawatan II/c 10
7. Refraksi - Akademi Repraksi Optisi II/c 4
8. Fisioterapi - Akademi Fisioterapi II/c 4
9. Perawat Gigi - Akademi Perawat Gigi II/c 2
10. Asisten Apoteker - Akademi Farmasi II/c 2
11. Analis Kesehatan - Akademi Analis Kesehatan II/c 3 - D III Kesehatan Lingkungan II/c 4
12. Ahli Gizi ( Nutrisionis ) - Akademi Ilmu Gizi/Kesehatan Gizi II/c 3
13. Bidan - Akademi/D III Kebidanan II/c 15
JUMLAH TENAGA KESEHATAN 68
III. TENAGA TEKNIS
1. Penyuluh Pertanian
- S1 Budidaya Pertanian III/a 1
- S1 Sosial Ekonomi Pertanian III/a 1
- S1 Hama & Penyakit Tanaman III/a 1
- S1 Pertanian Agronomi III/a 1
2. Penyuluh Kehutanan
- S1 Kehutanan dan Perkebunan III/a 1
3. Penyuluh Peternakan dan Perikanan
- S1 Perikanan III/a 1
- S1 Peternakan III/a 1
4. Penata Laporan Keuangan
- S1 Ekonomi Akuntansi III/a 4
5. Perancang Perundang-Undangan
- S1 Ilmu Hukum III/a 2
6. Analisis Jabatan
- S1 Ekonomi Manajemen III/a 2
7. Penghubung Lembaga/ Media
- S1 Komunikasi III/a 1
- S1 Administrasi Negara III/a 1
8. Pranata Humas
- S1 Bahasa/Sastra Inggris III/a 2
9. Perancang Tata Ruang
- S1 Teknik Sipil III/a 2
10. Perekayasa
- S1 Teknik Mesin III/a 2
11. Pengendali Mutu Lingkungan
- S1 Teknik Kimia III/a 1
12. Perencana
- S1 Teknik Industri III/a 1
- S1 Teknik Manajemen Industri III/a 1
13. Statistisi
- S1 Matematika III/a 2
14. Analis Program Komputer
- S1 Sistem Informasi III/a 1
- S1 Ilmu Komputer III/a 1
- S1 Teknik Informatika III/a 1
15. Teknisi Litkayasa
- DIII Teknik Telekomunikasi II/c 1
- DIII Kimia Analis II/c 1
- DIII Kimia Industri II/c 1
16. Pranata Komputer
- D III Manajemen Informatika II/c 1
- D III Komputer Akuntansi II/c 1
- DIII Komputer Administrasi Niaga II/c 1
17. Pemungut Retribusi Pajak
- DIII Administrasi Perpajakan II/c 2
18. Penyusun Bahan Evaluasi dan Laporan
- DIII Administrasi Perkantoran II/c 1
- DIII Kesekretariatan II/c 1
19. Pemandu Wisata
- DIII Parawisata II/c 2
Jumlah Tenaga Teknis 43
JUMLAH KESELURUHAN 336
SYARAT YANG HARUS DIPENUHI PELAMAR UMUM
1. Warga Negara Republik Indonesia;
2. Usia minimum 18 (delapan belas) tahun dan maksimum 35 (tiga puluh lima) tahun pada 01 Januari 2009, atau 40 (empat puluh) tahun bagi yang bekerja pada instansi atau lembaga swasta yang berbadan hukum yang menunjang kepentingan nasional paling kurang 5 (lima) tahun pada April 2002;
3. Memiliki Ijazah/ Surat Tanda Tamat Belajar yang sesuai dengan bidang tugas/ jabatan yang dibutuhkan;
4. Setiap lamaran harus ditulis tangan dengan tinta hitam dan ditanda tangani sendiri oleh pelamar diatas materai Rp. 6.000.- ditujukan kepada Bupati Toba Samosir, disertai dengan :
a. Foto Copy sah Ijazah yang sesuai dengan kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan 2 (dua) lembar;
b. Pas photo hitam putih ukuran 3X4 cm sebanyak 2 (dua) lembar;
c. Bagi yang usianya lebih dari 35 tahun sampai dengan 40 tahun dan mempunyai masa pengabdian pada Instansi pemerintah/lembaga swasta yang berbadan hukum sesuai dengan PP Nomor 11 Tahun 2002, harus melampirkan fotocopy sah surat keputusan/bukti pengangkatan pertama dan terakhir;
5. Dalam lamaran harus menyebutkan jabatan yang akan dilamar.
I. JADWAL KEGIATAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL FORMASI TAHUN ANGGARAN 2008 DILINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN TOBA SAMOSIR SBB :
NO KEGIATAN WAKTU TEMPAT
1 Pendaftaran Pelamar tgl 20 Nopember 2008 s/d 05 Desember 2008 pada jam kerja. (Senin s/d Kamis pukul 08.00 – 16.00 wib) (Jumat pukul 08.00 s/d 15.30 wib) Mess Pemkab.Toba Samosir Jl. Pelajar Soposurung Balige
2 Pengambilan Nomor Peserta Ujian Selasa s.d Rabu, tgl. 11 s/d 12 Desember 2008 Mess Pemkab Toba Samosir Jl. Pelajar Soposurung Balige
3 Pelaksanaan Ujian Selasa, 16 Desember 2008 Akan ditentukan kemudian pada tanggal
4 Pengumuman pelamar yang dinyatakan lulus dan diterima melalui media cetak/papan pengumuman Rabu, 24 Desember 2008 Mess Pemkab. Toba Samosir Jl. Pelajar Soposurung Balige
5 Melengkapi berkas lamaran bagi yang dinyatakan lulus dan diterima menjadi CPNS Ditentukan kemudian Kantor BKD Kabupaten Toba Samosir Jl. Sutomo Pagarbatu Balige
I. MATERI UJIAN
Jenis Materi Ujian terdiri dari :
1. Tes Pengetahuan Umum (TPU), terdiri :
a. Ideologi : 1. Pancasila 2. UUD 1945
b. Politik : 1. Sistem Administrasi Negara Republik Indonesia 2. Sistem Pemerintahan Pusat dan Daerah 3. Politik Dalam Negeri 4. Politik Luar Negeri
c. Ekonomi : 1. Sistem Perekonomian Nasional 2. Kebijakan Fiskal dan Moneter
d. Sosial Budaya : 1. Sejarah Kebangsaan 2. Masyarakat Madani
e. Hankam : 1. Wawasan Nusantara 2. Sistem Pertahanan dan keamanan
f. Hukum : 1. Norma Hukum 2. Azas Hukum 3. Supremasi Hukum
2. Tes Bakat Skolastik (TBS), terdiri :
a. Kemampuan Verbal: 1. Padanan kata/ sinonim 2. Lawan kata/ Antonim 3. Analogi 4. Pemahaman Wacana
b. Kemampuan Kuantitatif : 1. Deretan Angka 2. Aritmatika 3. Geometrika
c. Kemampuan Penalaran : 1. Penalaran Logis 2. Penalaran Analitis
3. Kelompok Skala Kematangan
a. Kemampuan Beradaptasi : 1. Berupaya memahami perubahan 2. Memahami pendapat orang lain
b. Pengendalian Diri : 1. Pengendalian emosi 2. Bersikap tenang
c. Semangat Berprestasi : 1. Fokus pada tugas 2. Kemampuan meningkatkan kinerja
d. Integritas : 1. Kejujuran 2. Konsistensi
e. Inisiatif : 1. Melakukan sesuatu tanpa menunggu perintah 2. Mengantisipasi terhadap permasalahan
Balige, 14 Nopember 2008
BUPATI TOBA SAMOSIR
Drs. MONANG SITORUS, SH, MBA
Monday, December 22, 2008
Lowongan COBOL Programmer Trainee
COBOL Programmer Trainee
Praweda as Integrated Information System Solution Provider representing Soedarpo Informatika Group endeavour in deploying the application of Information Technology for the benefit of mankind since 1958. The Group exists in almost all aspects of Information Technology for more than 4 decades.
Praweda line of business includes system integration, hardware services, software application development, Networking and Telecommunication, Internet and Web Services, Software Re-engineering, Business and Technology consulting including training, education and outsourcing for enterprises.
Our solutions are supported with our group, Soedarpo Informatika through partnership with the best name in the Industry like IBM, CISCO, Microsoft Compaq, Unisys, Data General, Decision Data, Intergraph, Ascom Timeplex, Legent, information Builders, Dun & Bradstreet, GFC Partners Ltd./BSA, EDSA, Sembawang, GMT and SATYAM.
COBOL Programmer Trainee
Requirement:
Fresh graduate from IT background with GPA min 3.0
Good comment in logical thinking and algorithm
Good communication skill
Eager to learn and fast learner
If your qualifications meet our requirement please please send application letter, cv, recent photograph to:
kris@praweda.co.id or yusuf@praweda.co.id
Praweda as Integrated Information System Solution Provider representing Soedarpo Informatika Group endeavour in deploying the application of Information Technology for the benefit of mankind since 1958. The Group exists in almost all aspects of Information Technology for more than 4 decades.
Praweda line of business includes system integration, hardware services, software application development, Networking and Telecommunication, Internet and Web Services, Software Re-engineering, Business and Technology consulting including training, education and outsourcing for enterprises.
Our solutions are supported with our group, Soedarpo Informatika through partnership with the best name in the Industry like IBM, CISCO, Microsoft Compaq, Unisys, Data General, Decision Data, Intergraph, Ascom Timeplex, Legent, information Builders, Dun & Bradstreet, GFC Partners Ltd./BSA, EDSA, Sembawang, GMT and SATYAM.
COBOL Programmer Trainee
Requirement:
Fresh graduate from IT background with GPA min 3.0
Good comment in logical thinking and algorithm
Good communication skill
Eager to learn and fast learner
If your qualifications meet our requirement please please send application letter, cv, recent photograph to:
kris@praweda.co.id or yusuf@praweda.co.id
Lowongan Project Secretary & Junior Secretary
Project Secretary & Junior Secretary
V A C A N C Y
Position : Project Secretary
Requirements :
- having min 3 years experience in the same field
- bilingual typist (Indonesian & English)
- master in typing process (MSoffice:MsWord; Excell & Power point)
- master in project report preparation, mom and presentation
- fast learner & mature
Junior Secretary (in acting also as a Receptionist) :
Requirements :
- having min 1 years experience
- fluent in English
- master in controling reception procedure
- master in typing process (having a good knowledges in MsOffice)
- fast learner & mature
Apply URGENTLY by sending your current CV to :
PT. INDONESIAN SERVICE BUREAU
PRINCE CENTER BUILDING 6th Floor, Suite 603 - 605
Jalan Jendral Sudirman Kav. 3-4, Jakarta Pusat 10220
Phone : +62 - 21 - 573 39 66 +62 - 21 - 573 7312 ext. 2006 Fax :+62 -
21 - 573 88 08
Or email to :
mia@isb-eng.com
(Email is preferred)
V A C A N C Y
Position : Project Secretary
Requirements :
- having min 3 years experience in the same field
- bilingual typist (Indonesian & English)
- master in typing process (MSoffice:MsWord; Excell & Power point)
- master in project report preparation, mom and presentation
- fast learner & mature
Junior Secretary (in acting also as a Receptionist) :
Requirements :
- having min 1 years experience
- fluent in English
- master in controling reception procedure
- master in typing process (having a good knowledges in MsOffice)
- fast learner & mature
Apply URGENTLY by sending your current CV to :
PT. INDONESIAN SERVICE BUREAU
PRINCE CENTER BUILDING 6th Floor, Suite 603 - 605
Jalan Jendral Sudirman Kav. 3-4, Jakarta Pusat 10220
Phone : +62 - 21 - 573 39 66 +62 - 21 - 573 7312 ext. 2006 Fax :+62 -
21 - 573 88 08
Or email to :
mia@isb-eng.com
(Email is preferred)
Lowongan Petroleum Engineer, Process Engineer & Budget Controller
Petroleum Engineer, Process Engineer & Budget Controller
Our client from KSA is seeking following manpower for positions below :
1. Petroleum Engineer
2. Process Engineer
3. Budget Controller (oil industry experience)
General requirements:
A. B.Sc in engineering
B. Minimum of 8+ years experience in relevant field.
C. Very good knowledge of English in reading and writing.
D. The candidate must have Engineering from recognized universities.
E. PC literate with Word, Excel and PowerPoint
Those who interested may submit their application to :
recruitment@frhbindonesia.com or r_arihidayat@yahoo.co.id
Only short listed candidate will be contacted.
R. Ari Hidayat
PT. Falah Rima Hudaity Bersaudara
Jl. Pemuda No 10 Kav 79 Jakarta
Tel. + 62 21 4703140 Fax. + 62 21 47882280
E-mail : recruitment@frhbindonesia.com
Website : www.frhbindonesia.com
Our client from KSA is seeking following manpower for positions below :
1. Petroleum Engineer
2. Process Engineer
3. Budget Controller (oil industry experience)
General requirements:
A. B.Sc in engineering
B. Minimum of 8+ years experience in relevant field.
C. Very good knowledge of English in reading and writing.
D. The candidate must have Engineering from recognized universities.
E. PC literate with Word, Excel and PowerPoint
Those who interested may submit their application to :
recruitment@frhbindonesia.com or r_arihidayat@yahoo.co.id
Only short listed candidate will be contacted.
R. Ari Hidayat
PT. Falah Rima Hudaity Bersaudara
Jl. Pemuda No 10 Kav 79 Jakarta
Tel. + 62 21 4703140 Fax. + 62 21 47882280
E-mail : recruitment@frhbindonesia.com
Website : www.frhbindonesia.com
Lowongan Kerja Geologist
Geologist
Education Qualification:
Master Degree in Geology
Qualifications:
Must have 10 years experience in coal (open cast) mining
Must know about implication of coal geology
Must know how to use mining software
Must know how to use Microsoft Office
Salary negotiable
Staying in the camp with all facilities provided
Speaking in English will be preferable
Any expatriate can also apply
MINING ENGINEER
Education Qualification:
Degree in Mining Engineering (preferable first class)
Experience Qualifications:
Must have 10 years experience in coal (open cast) mining
Must know how to use mining software
Must know how to use Microsoft Office
Salary negotiable
Staying in the camp with all facilities provided
Speaking in English will be preferable
Any expatriate can also apply for the post
Please submit your complete CV to:
geologist@oorjaindo.com
Tags: Lowongan Engineer, lowongan geologist, Lowongan Mining.
N.B. Please mention www.JakJobs.com in your application letter. Thank You.
It will look like this: Geologist & Mining Engineer
Education Qualification:
Master Degree in Geology
Qualifications:
Must have 10 years experience in coal (open cast) mining
Must know about implication of coal geology
Must know how to use mining software
Must know how to use Microsoft Office
Salary negotiable
Staying in the camp with all facilities provided
Speaking in English will be preferable
Any expatriate can also apply
MINING ENGINEER
Education Qualification:
Degree in Mining Engineering (preferable first class)
Experience Qualifications:
Must have 10 years experience in coal (open cast) mining
Must know how to use mining software
Must know how to use Microsoft Office
Salary negotiable
Staying in the camp with all facilities provided
Speaking in English will be preferable
Any expatriate can also apply for the post
Please submit your complete CV to:
geologist@oorjaindo.com
Tags: Lowongan Engineer, lowongan geologist, Lowongan Mining.
N.B. Please mention www.JakJobs.com in your application letter. Thank You.
It will look like this: Geologist & Mining Engineer
Thursday, December 18, 2008
Menyambut Hadirnya si Buah Hati (Indonesia Language)
Berbagai hal perlu dilakukan untuk mengatur keuangan keluarga sehubungan dengan kelahiran si buah hati. Lebih baik lagi, tentu, bila Anda dapat melakukannya sejak masa istri mengandung, bahkan sebelumnya. Yang pasti, mengelola keuangan berarti menuntut kejelian Anda dan pasangan agar tidak lebih besar pasak daripada tiang saat si kecil lahir . Bagaimana caranya?
Bagi sebagian pasangan suami-istri, keputusan untuk mempunyai anak bisa didasarkan pada kondisi keuangan. Hal ini jelas karena kesejahteraan anak menuntut tersedianya sejumlah uang.
Dimulai sejak istri mengandung, kantong biaya kesehatan bulanan mungkin saja membengkak. Biaya persalinan mungkin juga membengkak, tidak sesuai rencana anggaran semula, mengingat kondisi persalinan yang dapat berubah tiba-tiba.
Bila memang demikian keadaannya, pengelolaan keuangan macam apa yang perlu dilakukan? Apakah perlu mengurangi pengeluaran? Bila perlu, pengeluaran yang mana? Perlukah meningkatkan penghasilan? Bagaimana pula cara memperoleh penghasilan tambahan?
Uang, Dari Mana Datangnya & Ke Mana Perginya?
Saat sepasang suami-istri menanti hadirnya anak, selain dituntut matang secara emosi, mereka pun diharapkan semakin bijak dalam mengelola keuangan keluarga. Apa yang perlu Anda berdua perhatikan?
Bagi pasangan suami-istri, kehadiran anak pertama mengandung implikasi bagi keuangan keluarga. Untuk berlangsungnya kehidupan anak, memang dibutuhkan uang. Karenanya, kelahiran anak memang akan memperbesar pengeluaran keuangan keluarga. Selain kebutuhan dasar seperti popok atau baju bayi dan berbagai perlengkapan lainnya – yang mau tak mau Anda mesti membeli yang baru - susu dan makanan tambahan; kelanjutan pengasuhan anak bila ibu kembali bekerja pun butuh biaya. Karena, kita perlu mengambil tenaga pengasuh untuk merawat anak. Kalaupun sang ibu tidak akan kembali bekerja, penghasilan keluarga pun berkurang karena sumber pemasukan hanya dari suami.
Bila demikian kondisinya, pasangan suami-istri memang perlu meninjau kembali keuangan mereka saat memutuskan hendak memiliki anak. Apalagi, dengan semakin bertambahnya usia anak, pengeluaran untuk kebutuhan anak pun akan semakin meningkat.
Penghasilan Anda, siapa yang mengusahakan
Dari mana datangnya penghasilan keluarga merupakan salah satu tema penting dalam mengelola keuangan keluarga, karena besarnya uang masuk akan mempengaruhi besarnya uang yang akan dikeluarkan.
Penghasilan adalah gaji tetap yang diterima setiap bulan. Apakah suami- istri itu sebagai pegawai, wirausahawan, atau menanam modal di sebuah perusahaan tertentu, dan dari sumber tersebut mendapat penghasilan secara tetap setelah dipotong pajak. Sementara, bonus dan pembagian keuntungan perusahaan tidak termasuk dalam kategori penghasilan.
Umumnya, pasangan masa kini memiliki double income , pendapatan ganda. Suami dan istri sama-sama bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup. Inilah yang kerap disebut double income, pendapatan ganda .
Pasangan suami-istri yang sama-sama bekerja, umumnya, memiliki pola pengeluaran tertentu yang sudah menjadi gaya hidup mereka. Bagi pasangan yang pada awal pernikahan tidak mempunyai perencanaan keuangan, cara mereka mengeluarkan uang cenderung masih seperti ketika belum menikah. Pola pengeluaran yang sudah menetap ini agak sulit diubah ketika mereka, mau tidak mau, harus melakukan beberapa penyesuaian sehubungan dengan rencana memiliki anak.
Kelahiran anak mengubah segalanya
Saat sepasang suami-istri menanti hadirnya si buah hati, berbagai hal dituntut dari keduanya. Mereka tak hanya dituntut matang dari segi emosi, yang dibutuhkan bagi pengasuhan anak, tetapi juga dituntut semakin matang dan bijak dalam mengelola keuangan keluarga. Yang utama, dengan lahirnya anak, suami-istri memang harus mengubah prioritas pengeluaran.
Uang tidak berdiri sendiri. Uang sangatlah tergantung pada seluruh faktor kehidupan kita. Uang merupakan bagian integral kelangsungan hidup kita sebagai manusia dan keluarga. Pengelolaan keuangan yang buruk akan menjauhkan keluarga dari cita-cita yang hendak mereka raih. Misalnya, memasukkan anak ke sekolah yang baik, memberi jaminan kesehatan yang memadai, serta tetap mempunyai biaya jaminan hidup untuk hari tua.
Seberapa besar biaya yang diperlukan bagi anak? Hal ini tentu berbeda pada tiap keluarga. Namun, perkiraan dan perhitungan untuk hal ini perlu dibuat.
Mencermati Pengeluaran Tak Terduga
Berbagai kemungkinan pengeluaran keuangan perlu Anda pertimbangkan sehubungan dengan kelahiran si buah hati. Apa sajakah itu?
Setiap orang menginginkan segala sesuatu berjalan lancar. Awalnya, tentu, kesehatan yang baik untuk mendukung kehamilan yang prima serta proses melahirkan yang lancar tanpa gangguan pada ibu dan bayi yang dilahirkan.
Anda memang diharuskan menjaga kesehatan demi Anda sendiri dan si buah hati. Tetapi, kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi pun perlu Anda perhitungkan. Karena, hal ini tentunya akan mempengaruhi besarnya pemasukan ataupun pengeluaran keuangan keluarga. Misalnya, harus melahirkan melalui operasi Caesar padahal sejak awal Anda berencana melahirkan secara normal. Atau, karena satu dan lain hal ibu tidak bisa kembali bekerja setelah kelahiran si buah hati. Misalnya, gangguan pada proses kelahiran atau gangguan pada bayi yang dibawa sejak dalam kandungan, tentu, membutuhkan perawatan intensif. Orang yang paling diharapkan untuk mendampingi proses ini tentulah si ibu yang terpaksa meninggalkan pekerjaannya. Peristiwa ini tentu membutuhkan penyesuaian dalam hal keuangan.
Kemungkinan berikutnya adalah kesepakatan bersama bahwa ibu tidak akan kembali bekerja setelah melahirkan. Tak dapat disangkal, ada sebagian ibu yang enggan kembali bekerja setelah melahirkan karena khawatir anak tidak memperoleh pengasuhan yang tepat dari pengasuh yang sudah dipekerjakan.
Ketiga kondisi di atas memungkinkan terjadinya pengurangan yang drastis pada penghasilan keluarga. Karena, ibu yang bekerja umumnya mendapat tunjangan kesehatan bagi diri dan anak dari instansi tempatnya bekerja. Tunjangan ini akan hilang begitu ibu berhenti bekerja.
Mengubah standar hidup dan tentukan prioritas
Sama seperti memutuskan untuk kembali bekerja, memutuskan untuk tidak kembali bekerja bagi ibu setelah melahirkan pun cukup berat. Ada orang yang memandang pekerjaan sebagai bagian integral dari identitas dirinya. Ini menyangkut masalah self-image, citra diri, dan dinamika rumah tangga. Para ibu yang biasa bekerja di luar rumah, telah akrab dengan lingkungan pekerjaan, teman-teman dan pengambilan keputusan yang dapat dilakukan sewaktu-waktu.
Ketika para ibu ini berada di rumah, ia justru berada di lingkungan yang mungkin tidak begitu diakrabinya; seperti pembantu rumah tangga, para tetangga, pekerjaan rumah tangga dan keputusan yang dibuat selalu harus memperhitungkan anggota keluarga yang mungkin terlibat.
Keberatan kedua, para ibu yang tidak kembali bekerja ini harus menyesuaikan diri dengan kondisi keuangan yang sama sekali berbeda dari sewaktu mereka masih memperoleh gaji tetap setiap bulan.
Dalam keadaan penghasilan yang hanya diusahakan oleh satu orang, yang penting dilakukan adalah menentukan standar hidup yang masuk akal. Mula-mula, yang perlu dilakukan adalah membuat daftar kebutuhan bulanan yang harus dibayar, misalnya;
- Telepon di rumah & 2 buah telepon seluler
- Gas
- Surat kabar
- Listrik
- Transportasi (Bensin, pemeliharaan kendaraan & asuransi kendaraan)
- Gaji Pembantu Rumah tangga
- Pemeliharaan kesehatan (termasuk fitness )
- Hiburan
- Pakaian
Mungkin daftar ini masih bisa lebih panjang. Dengan kehadiran si kecil, daftar itu dapat ditambah dengan diapers, pakaian bayi, mainan dan lain-lainnya. Margaret Allen, penulis Money & Marriage Family Finance, menyarankan agar ibu yang berhenti bekerja untuk mengasuh anak di rumah juga mendapat ‘gaji’ yang besarnya tergantung kesepakatan pasangan itu.
Bagi sebagian pasangan suami-istri, keputusan untuk mempunyai anak bisa didasarkan pada kondisi keuangan. Hal ini jelas karena kesejahteraan anak menuntut tersedianya sejumlah uang.
Dimulai sejak istri mengandung, kantong biaya kesehatan bulanan mungkin saja membengkak. Biaya persalinan mungkin juga membengkak, tidak sesuai rencana anggaran semula, mengingat kondisi persalinan yang dapat berubah tiba-tiba.
Bila memang demikian keadaannya, pengelolaan keuangan macam apa yang perlu dilakukan? Apakah perlu mengurangi pengeluaran? Bila perlu, pengeluaran yang mana? Perlukah meningkatkan penghasilan? Bagaimana pula cara memperoleh penghasilan tambahan?
Uang, Dari Mana Datangnya & Ke Mana Perginya?
Saat sepasang suami-istri menanti hadirnya anak, selain dituntut matang secara emosi, mereka pun diharapkan semakin bijak dalam mengelola keuangan keluarga. Apa yang perlu Anda berdua perhatikan?
Bagi pasangan suami-istri, kehadiran anak pertama mengandung implikasi bagi keuangan keluarga. Untuk berlangsungnya kehidupan anak, memang dibutuhkan uang. Karenanya, kelahiran anak memang akan memperbesar pengeluaran keuangan keluarga. Selain kebutuhan dasar seperti popok atau baju bayi dan berbagai perlengkapan lainnya – yang mau tak mau Anda mesti membeli yang baru - susu dan makanan tambahan; kelanjutan pengasuhan anak bila ibu kembali bekerja pun butuh biaya. Karena, kita perlu mengambil tenaga pengasuh untuk merawat anak. Kalaupun sang ibu tidak akan kembali bekerja, penghasilan keluarga pun berkurang karena sumber pemasukan hanya dari suami.
Bila demikian kondisinya, pasangan suami-istri memang perlu meninjau kembali keuangan mereka saat memutuskan hendak memiliki anak. Apalagi, dengan semakin bertambahnya usia anak, pengeluaran untuk kebutuhan anak pun akan semakin meningkat.
Penghasilan Anda, siapa yang mengusahakan
Dari mana datangnya penghasilan keluarga merupakan salah satu tema penting dalam mengelola keuangan keluarga, karena besarnya uang masuk akan mempengaruhi besarnya uang yang akan dikeluarkan.
Penghasilan adalah gaji tetap yang diterima setiap bulan. Apakah suami- istri itu sebagai pegawai, wirausahawan, atau menanam modal di sebuah perusahaan tertentu, dan dari sumber tersebut mendapat penghasilan secara tetap setelah dipotong pajak. Sementara, bonus dan pembagian keuntungan perusahaan tidak termasuk dalam kategori penghasilan.
Umumnya, pasangan masa kini memiliki double income , pendapatan ganda. Suami dan istri sama-sama bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup. Inilah yang kerap disebut double income, pendapatan ganda .
Pasangan suami-istri yang sama-sama bekerja, umumnya, memiliki pola pengeluaran tertentu yang sudah menjadi gaya hidup mereka. Bagi pasangan yang pada awal pernikahan tidak mempunyai perencanaan keuangan, cara mereka mengeluarkan uang cenderung masih seperti ketika belum menikah. Pola pengeluaran yang sudah menetap ini agak sulit diubah ketika mereka, mau tidak mau, harus melakukan beberapa penyesuaian sehubungan dengan rencana memiliki anak.
Kelahiran anak mengubah segalanya
Saat sepasang suami-istri menanti hadirnya si buah hati, berbagai hal dituntut dari keduanya. Mereka tak hanya dituntut matang dari segi emosi, yang dibutuhkan bagi pengasuhan anak, tetapi juga dituntut semakin matang dan bijak dalam mengelola keuangan keluarga. Yang utama, dengan lahirnya anak, suami-istri memang harus mengubah prioritas pengeluaran.
Uang tidak berdiri sendiri. Uang sangatlah tergantung pada seluruh faktor kehidupan kita. Uang merupakan bagian integral kelangsungan hidup kita sebagai manusia dan keluarga. Pengelolaan keuangan yang buruk akan menjauhkan keluarga dari cita-cita yang hendak mereka raih. Misalnya, memasukkan anak ke sekolah yang baik, memberi jaminan kesehatan yang memadai, serta tetap mempunyai biaya jaminan hidup untuk hari tua.
Seberapa besar biaya yang diperlukan bagi anak? Hal ini tentu berbeda pada tiap keluarga. Namun, perkiraan dan perhitungan untuk hal ini perlu dibuat.
Mencermati Pengeluaran Tak Terduga
Berbagai kemungkinan pengeluaran keuangan perlu Anda pertimbangkan sehubungan dengan kelahiran si buah hati. Apa sajakah itu?
Setiap orang menginginkan segala sesuatu berjalan lancar. Awalnya, tentu, kesehatan yang baik untuk mendukung kehamilan yang prima serta proses melahirkan yang lancar tanpa gangguan pada ibu dan bayi yang dilahirkan.
Anda memang diharuskan menjaga kesehatan demi Anda sendiri dan si buah hati. Tetapi, kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi pun perlu Anda perhitungkan. Karena, hal ini tentunya akan mempengaruhi besarnya pemasukan ataupun pengeluaran keuangan keluarga. Misalnya, harus melahirkan melalui operasi Caesar padahal sejak awal Anda berencana melahirkan secara normal. Atau, karena satu dan lain hal ibu tidak bisa kembali bekerja setelah kelahiran si buah hati. Misalnya, gangguan pada proses kelahiran atau gangguan pada bayi yang dibawa sejak dalam kandungan, tentu, membutuhkan perawatan intensif. Orang yang paling diharapkan untuk mendampingi proses ini tentulah si ibu yang terpaksa meninggalkan pekerjaannya. Peristiwa ini tentu membutuhkan penyesuaian dalam hal keuangan.
Kemungkinan berikutnya adalah kesepakatan bersama bahwa ibu tidak akan kembali bekerja setelah melahirkan. Tak dapat disangkal, ada sebagian ibu yang enggan kembali bekerja setelah melahirkan karena khawatir anak tidak memperoleh pengasuhan yang tepat dari pengasuh yang sudah dipekerjakan.
Ketiga kondisi di atas memungkinkan terjadinya pengurangan yang drastis pada penghasilan keluarga. Karena, ibu yang bekerja umumnya mendapat tunjangan kesehatan bagi diri dan anak dari instansi tempatnya bekerja. Tunjangan ini akan hilang begitu ibu berhenti bekerja.
Mengubah standar hidup dan tentukan prioritas
Sama seperti memutuskan untuk kembali bekerja, memutuskan untuk tidak kembali bekerja bagi ibu setelah melahirkan pun cukup berat. Ada orang yang memandang pekerjaan sebagai bagian integral dari identitas dirinya. Ini menyangkut masalah self-image, citra diri, dan dinamika rumah tangga. Para ibu yang biasa bekerja di luar rumah, telah akrab dengan lingkungan pekerjaan, teman-teman dan pengambilan keputusan yang dapat dilakukan sewaktu-waktu.
Ketika para ibu ini berada di rumah, ia justru berada di lingkungan yang mungkin tidak begitu diakrabinya; seperti pembantu rumah tangga, para tetangga, pekerjaan rumah tangga dan keputusan yang dibuat selalu harus memperhitungkan anggota keluarga yang mungkin terlibat.
Keberatan kedua, para ibu yang tidak kembali bekerja ini harus menyesuaikan diri dengan kondisi keuangan yang sama sekali berbeda dari sewaktu mereka masih memperoleh gaji tetap setiap bulan.
Dalam keadaan penghasilan yang hanya diusahakan oleh satu orang, yang penting dilakukan adalah menentukan standar hidup yang masuk akal. Mula-mula, yang perlu dilakukan adalah membuat daftar kebutuhan bulanan yang harus dibayar, misalnya;
- Telepon di rumah & 2 buah telepon seluler
- Gas
- Surat kabar
- Listrik
- Transportasi (Bensin, pemeliharaan kendaraan & asuransi kendaraan)
- Gaji Pembantu Rumah tangga
- Pemeliharaan kesehatan (termasuk fitness )
- Hiburan
- Pakaian
Mungkin daftar ini masih bisa lebih panjang. Dengan kehadiran si kecil, daftar itu dapat ditambah dengan diapers, pakaian bayi, mainan dan lain-lainnya. Margaret Allen, penulis Money & Marriage Family Finance, menyarankan agar ibu yang berhenti bekerja untuk mengasuh anak di rumah juga mendapat ‘gaji’ yang besarnya tergantung kesepakatan pasangan itu.
Sunday, November 30, 2008
MY HAPPY WEDDING
Disclaimer :
The information provided on this page comes without any warranty whatsoever. Use it at your own risk. Just because a program, book, document or service is listed here or has a good review does not mean that I endorse or approve of the program or of any of its contents. All the picture on this site is forbidden to anyone to change it, distribute it, or any other crime action. All the other standard disclaimers also apply.
Welcome to my happysite Page
This Page is part of my sweet memory.Here's part of my data :
I am 30 years old and I just got married for about 2 months ago with my beloved one. She's about 23 years old. You know guys, We have similar hobbiest and favourites. And most of all what makes me surprise that we were born on the same month which is "August" and we married On August too. :) What a surprise, right ?? :P OK, that's my short introduction :)
Well, here's the story when I met her : At the beginning I was very.. very angry with her (now she's my wife :) ) by phone. I don;t know the exactly reason, but all I can remember that she's very noisy but the other side she's very soft and funny and joyfull and most of all can make me smile no matter I am in bad mood, she's always cheer me up. :P
As time goes on, I always sent her a short messages just to say how are you today, how I miss her, How I want to see her (we are in different place, separated by sea). Short story, I've got day-off from my office, so I visited her for the first time of my life. We had dinner closed to the beach, sharing story each other, etc (imagine yourself guys but not porn OK :P).
After a year from my visited I asked her to quit from her job, and she agree. Then she went to her brother's house (for about 10 hours by car from my city). Not long after that I ask her to stay to my city and then we planned to get married A.S.A.P. So, here I am On August 2008 I've got married with a very lovely one. And now, we promise to each other to be faithful and will encouraged each other as long as we live. We hope that we build a house that have "FEAR TO THE LORD, LORD JESUS".
Ssst, I met my Love at Bintan, Near the Batam Island. :)
OK, people, I believe y'all have your own great stories to be tell. And for you who still seek for your spouse, do not give up, and keep on searching and most of all and very important is Pray and let The Lord guide you to find your rib.
This page will always exist for I want to share it with everyone
The information provided on this page comes without any warranty whatsoever. Use it at your own risk. Just because a program, book, document or service is listed here or has a good review does not mean that I endorse or approve of the program or of any of its contents. All the picture on this site is forbidden to anyone to change it, distribute it, or any other crime action. All the other standard disclaimers also apply.
Welcome to my happysite Page
This Page is part of my sweet memory.Here's part of my data :
I am 30 years old and I just got married for about 2 months ago with my beloved one. She's about 23 years old. You know guys, We have similar hobbiest and favourites. And most of all what makes me surprise that we were born on the same month which is "August" and we married On August too. :) What a surprise, right ?? :P OK, that's my short introduction :)
Well, here's the story when I met her : At the beginning I was very.. very angry with her (now she's my wife :) ) by phone. I don;t know the exactly reason, but all I can remember that she's very noisy but the other side she's very soft and funny and joyfull and most of all can make me smile no matter I am in bad mood, she's always cheer me up. :P
As time goes on, I always sent her a short messages just to say how are you today, how I miss her, How I want to see her (we are in different place, separated by sea). Short story, I've got day-off from my office, so I visited her for the first time of my life. We had dinner closed to the beach, sharing story each other, etc (imagine yourself guys but not porn OK :P).
After a year from my visited I asked her to quit from her job, and she agree. Then she went to her brother's house (for about 10 hours by car from my city). Not long after that I ask her to stay to my city and then we planned to get married A.S.A.P. So, here I am On August 2008 I've got married with a very lovely one. And now, we promise to each other to be faithful and will encouraged each other as long as we live. We hope that we build a house that have "FEAR TO THE LORD, LORD JESUS".
Ssst, I met my Love at Bintan, Near the Batam Island. :)
OK, people, I believe y'all have your own great stories to be tell. And for you who still seek for your spouse, do not give up, and keep on searching and most of all and very important is Pray and let The Lord guide you to find your rib.
This page will always exist for I want to share it with everyone
Subscribe to:
Posts (Atom)